Melejit.id – Apakah Anda baru mengenal Google Ads dan ingin memahami CPA? Baca artikel CPA Google Ads sampai selesai dan pelajari lebih lanjut di sini!
Fitur Google ini mewakili ruang periklanan digital terbesar di dunia dan terbukti paling efektif untuk meningkatkan kesadaran merek: Google Ads.
Google Ads diyakini mampu mempromosikan suatu produk atau layanan secara luas kepada pengguna Google di Indonesia dan seluruh dunia.
Iklan online juga menawarkan beberapa solusi terhadap permasalahan bisnis, termasuk biaya per tindakan (CPA), yang menentukan biaya setiap tindakan yang dilakukan pengguna.
Biaya Per Konversi Google Ads
Singkatnya, CPA (Cost Per Action) adalah metrik yang mengukur biaya untuk mencapai konversi.
Konversi itu sendiri adalah tindakan lain yang dilakukan orang atau pengguna, seperti mengisi formulir, mengunduh aplikasi, atau memesan produk.
Rumus BPA adalah sebagai berikut:
Total pembelanjaan iklan / total konversi
Jika kampanye iklan Anda memiliki CPA yang rendah maka akan lebih efektif dalam menghasilkan konversi, dan sebaliknya jika kampanye iklan Anda memiliki CPA yang tinggi maka kampanye iklan Anda tidak akan efektif dalam menghasilkan konversi.
Targetkan Google Ads berdasarkan CPA
Jika Anda tidak yakin berapa banyak yang ingin Anda keluarkan untuk mendapatkan konversi, Anda dapat menggunakan fitur yang disertakan dalam Google Ads yang disebut Target CPA.
Saat menggunakan Target CPA, setiap lelang iklan (tawaran) secara otomatis disesuaikan berdasarkan beberapa faktor, termasuk persaingan, kemungkinan konversi, dan relevansi.
Anda harus menyadari bahwa Anda tidak dapat menjamin target CPA karena faktor ini mempengaruhi efektivitas kampanye iklan Anda.
Untuk mencapai sasaran CPA yang memungkinkan Anda mengontrol biaya, Anda dapat mengoptimalkan kampanye dan memilih sasaran yang realistis.